harga fetal doppler sr-100

Beberapa Metode Pemeriksaan Janin Dalam Kandungan

Salah satu momen paling spesial bagi para ibu hamil adalah disaat mereka bisa mendengarkan detak jantung bayi yang masih berada dalam kandungan. Untuk mendengarkan detak jantung bayi ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan, setidaknya ada 4 cara yang paling sering digunakan yaitu dengan menggunakan stetoskop, fetoskop, fetal doppler dan pinard horn.

  1. Menggunakan Stetoskop

Stetoskop bisa dibilang merupakan peralatan medis yang wajib dimiliki oleh para tenaga medis, karena akan terasa aneh jika seorang dokter, perawat atau bidan tidak memiliki alat yang satu ini. Stetoskop ini fungsi utamanya adalah untuk memperkuat suara internal yang berasal dari dalam tubuh seperti bunyi detak jantung, nadi dan paru-paru. Selain itu stetoskop juga bisa digunakan untuk mendengarkan detak jantung bayi dalam kandungan, yang biasanya akan bisa dideteksi pada usia kandungan sekitar 18-20 minggu, tergantung dari posisi bayi, letak plasenta, berat badan sang ibu dan beberapa faktor lainnya.

  1. Menggunakan Fetal Doppler

Fetal doppler merupakan alat pendengar detak jantung bayi yang saat ini paling banyak dimiliki terutama oleh para bidan.

harga fetal doppler sr-100

Alat genggam ultrasound portable yang satu ini bisa digunakan untuk mendeteksi denyut jantung janin atau bayi pada usia kandungan sekitar 10 minggu atau lebih. Diantara jenis alat fetal doppler yang cukup populer ada jenis fetal doppler SR-100. Harga fetal doppler SR-100 yang cukup bersahabat dan kualitasnya yang bagus menjadi salah satu faktor. Ada bisa mendapatkan alat ini di toko alat kesehatan yang jual fetal doppler, baik secara online maupun dengan datang langsung ke tokonya.

  1. Menggunakan Pinard Horn

Pinard horn ialah sebuah alat dari kayu yang biasa digunakan untuk mendengarkan detak jantung bayi pada jaman dahulu, bentuk alat ini seperti terompet. Walaupun terbilang sederhana namun sampai saat ini tetap masih banyak yang menggunakannya. Mendengarkan detak jantung bayi memakai pinard horn bisa dilakukan pada usia kehamilan 18 atau 20 minggu ke atas. 

  1. Menggunakan Fetoskop

Alat selanjutnya yang bisa digunakan adalah fateskop, yang merupakan gabungan dari pinard horn dan stetoskop. Fetoskop terbuat dari bahan logam atau plastik. Dalam menggunakan fateskop diperlukan ketrampilan mendengar yang baik dari penggunanya supaya detak jantung bayi bisa terdengar dengan jelas. Bunyi detak jantung yang diperiksa dengan fetoskop biasanya terdengar seperti getaran jam beker yang diletakan dibawah bantal.

Itu tadi adalah beberapa cara atau alat yang biasa digunakan oleh para dokter dan bidan dalam mendeteksi detak jantung bayi di dalam kandungan. Agar kondisi bayi selalu sehat disarankan bagi para ibu hamil selalu memakan makanan yang bergizi dan kaya akan nutrisi agar kebutuhan nutrisi bayi selalu terpenuhi, selain itu juga harus beristirahat yang cukup dan hindari stress. Pemeriksaan rutin ke dokter atau bidan juga perlu dilakukan agar apabila ada suatu kelainan bisa langsung dideteksi dan dilakukan penanganan yang sesuai.


Leave a Reply